Home /

faq

Pertanyaan yang sering di tanyakan seputar UBER Taksi
FAQ
Frequently Asked Question seputar UBER Taksi
Pertanyaan 1 : Apa itu UBER Taksi ?

Jawab :  OK, kalau ada yang belum tahu apa itu UBER… UBER itu sebenarnya adalah aplikasi di smartphone kita, yang berguna untuk memesan ‘taksi’. Tapi, mobil yang kita pesan itu bukan berupa perusahaan taksi yang biasa kita temukan di jalan.. melainkan mobil PRIBADI! Mobilnya bermacam-macam... ada yang Avanza, Innova, sampai Pajero juga ada! keren kan?

Kapan lagi kita bisa pergi kemana-mana.. gonta-ganti mobil tiap hari.. sopir nya juga ganti-ganti tiap hari.. kaya orang kaya aja...hehehe...

“Mungkin ini bisa jadi alternatif kalau mau ngapel ke rumah pacar.. daripada naik motor, mending naik Uber... jadi kalau dilihat tetangga sama calon mertua, bakal merasa keren kan... tiap dateng mobilnya beda-beda terus supirnya juga gonta ganti terus... hahaha just kidding..”

Kesimpulannya: di UBER ini kita bisa request mobil untuk menjemput di sekitar tempat kita berada untuk mengantarkan kita ke tempat tujuan yang kita mau... Kalau di taksi ada yang kelas “standard” dan “premium”, di Uber juga ada yang namanya Uber X (standar) dan Uber Black (Premium). Bedanya hanya di jenis mobil dan rate harganya.

Rate harga nya juga sudah jelas dan fix, yaitu :

harga1
harga2
Pertanyaan 2 : Dimana bisa download aplikasinya ?

Jawab : Aplikasi ini tersedia di hampir semua jenis platform handphone lhoo...

Cuma Blackberry aja yang belum ada.. atau mungkin ga ada..? =p

Pertanyaan 3 : Gimana cara pesan mobil UBER via aplikasinya ?
Jawab : Nah.. ini dia yang jawabannya cukup panjang...Untuk pesan UBER Taksi, dibutuhkan beberapa step:
1. Daftar / Sign Up Account UBER
Kalau sudah download dan install aplikasi UBER, kita harus register account dulu sebelum mulai memesan mobil UBER (bagi yang belum punya). Kalau yang sudah punya, langsung sign in saja.. =)
dpn
Halaman depan aplikasi UBER
Oh iya, informasi yang dibutuhkan di sini antara lain:
  • Nama Lengkap
  • Alamat email
  • No HP (wajib! dan harus yang aktif.. karena ini akan sangat berguna untuk menghubungi/dihubungi oleh supir Uber). Info: 1 nomor hanya bisa didaftarkan untuk 1 account ya..
  • password
dpn2
Masukkan nama, alamat email, nomor hp dan password
Nah sekarang ini salah satu kelebihan dan sekaligus mungkin juga jadi kelemahan UBER. UBER hanya dapat menerima cashless payment alias pembayaran tanpa uang cash! Jadi pengguna UBER harus menggunakan kartu kredit nya untuk dapat melakukan pembayaran di Uber. Sebenarnya ini bagus, karena jadinya tidak perlu ada ‘pembulatan argo’ seperti saat membayar taksi biasa... tapi juga bisa jadi kelemahannya, karena di Indonesia masih cukup banyak orang yang belum menggunakan kartu kredit... atau punya kartu kredit tapi tetap lebih suka bayar cash.
dpn3
Masukkan informasi kartu kredit

Nahh.. lihat tombol “Promo Code” di kanan atas? dengan menggunakan promo code “BAJKTLUCKYVIRGIAN”, kita semua bisa dapat free ride up alias GRATIS,- lho! tanpa syarat dan langsung bisa digunakan untuk pemesanan UBER..!!

Artinya.. kita bisa coba-coba pake UBER dan jalan-jalan keliling kemana aja pake UBER secara GRATIS... tapi sampai Rp 230.000 aja ya...(kalau orang lain promo nya hanya Rp. 75.000,- tapi dengan promo discount saya bisa sampai Rp. 230.000,- lho...)

Kalau seterusnya ya tetap harus bayar dong...kasian UBER sama Driver nya kalau gratis terus...hehehe... =p

Ini promo nya asik banget emang... admin sendiri udah pernah cobain jalan jalan pakai UBER Taksi ini dan emang ngga bayar alias gratis euy! berkat kode promo Rp 230.000,- ini... hahaha...

dpn4
masukkan kode promo BAJKTLUCKYVIRGIAN untuk mendapat free ride up to Rp. 230.000 tanpa syarat!!
2. Pesan Mobil berdasarkan lokasi penjemputan (pilih UBER X atau pilih UBER Black)

Setelah beres melakukan pendaftaran... saatnya memesan mobil lewat UBER!

Seperti yang udah admin mention di atas... Mobil UBER di Indonesia ini ada 2 jenis, Uber X dan Uber Black.

Ini admin kasih contoh perkiraan harga nya kalau perjalanan dari Plaza Indonesia ke Senayan City (Pergi pake Uber X, pulang pake Uber Black)

NB: sebagai perbandingan, biasa kalau pake taksi standar, rute ini bakal ngabisin uang sekitar Rp 80.000

UBER X
hrg1
hrg2
UBER BLACK
hrg3
hrg4

Kalau ditotal dan anggaplah ngikutin estimasi harga tertinggi, baru Rp 66.500! padahal pulangnya udah pakai mobil Premium lho... (kalau hoki bisa kedapetan naik Pajero). Coba kalau pulangnya naik Uber X juga... cuma (max) Rp 59.000! hemat banget...

Bandingin ama taksi biasa (kelas standar) yang menurut pengalaman admin, walaupun relatif lancar, bisa ngabisin Rp 80.000,- apalagi kalau naik umum orang ber tiga, naik turun angkot dikali tiga deh, tapi dengan UBER Taksi ini walau pun penumpangnya 3 - 4 orang bayar nya tetap sama lho...

Kalau menurut pengalaman admin naik UBER sih, biasa tuh harganya ngga bakal sampai batas atas, apalagi kalau jalanan relatif lancar... pasti ngga akan jauh dari batas bawah nya.

3. Track dan lihat data sopir, plat mobil dan jenis mobil yang akan datang menjemput

Kalau memang sedang ada mobil available di sekitar kita, UBER akan langsung meng-assign mobil tersebut untuk menjemput kita di tempat yang sudah kita tentukan sebelumnya.

Mobil dan sopir yang di assign bisa kita track lokasinya. Di layar juga akan terlihat nama mobilnya dan nomor plat mobil yang datang menjemput kita. Apabila kita perlu menghubungi sopirnya, kita juga bisa langsung menghubungi dia via telepon atau SMS (misalnya kalau mau minta jemput di tempat yang spesifik, contoh di depan alfamart, seberang indomaret, di bawah pohon, di pinggir kuburan, dsb). Sebaliknya, si sopir juga bisa langsung menghubungi kita kalau dia tidak tahu tempatnya atau kesulitan mencari kita.

4. Mobil datang, naik taksi seperti mobil pribadi

Kalau mobil sudah datang, kita tinggal naik mobil tersebut sama seperti taksi pada umumnya dan nikmati perjalanan, tanpa harus mata melotot ngeliatin argo terus, kaya yang terjadi di taksi biasa, boro-boro nikmati perjalanan, ngeliat argo aja udah pusing rasanya, hahaha... Bedanya mobilnya lebih besar (avanza, innova, etc.) jadi bisa muat orang lebih banyak.. =)

Bahkan ada fitur “split fare”yang membuat kita bisa membagi pembayarannya. Misalnya kita naik UBER ber-4 dan harganya Rp40.000. Apabila semuanya mempunya account UBER, kita bisa split fare sehingga masing-masing orang hanya di charge Rp 10.000! Lumayan bermanfaat kan? daripada keluarin receh bareng-bareng di dalem taksi... atau ada “korban” yang disuruh bayarin dulu buat temen-temennya.. =p

Oh iya, saya juga pernah dapat mobil UBER yang di dalam mobilnya menyediakan permen, snack, tissue, charger dan air kemasan botol lho! Jadi kita ditawari minum dan makan permen nya kalau mau, mungkin sudah standard dari UBER nya seperti itu, jauh lah dengan taksi biasa yang bisa dinikmati cuma AC sama argo aja...hehehe...

5. Di akhir perjalanan…

Setelah sampai tujuan, kita tidak perlu lagi membayar cash ke supirnya seperti taksi lainnya, karena ya seperti yang admin sampaikan di awal, semua pembayaran di UBER menggunakan cashless payment. Artinya semua biayanya akan langsung di charge ke account kartu kredit kita yang sudah didaftarkan di awal tadi, jadi kita bisa langsung keluar dari mobil dan lanjutkan kegiatan kita! Eh, tapi jangan lupa ucapkan terima kasih dulu ya ke sopir nya, ya kalau kita ada uang lebih, tidak ada salah nya kasih si supir uang Tips, dijamin pasti kita akan dikasih bintang 5 sama si supirnya, nah besok-besok lagi kalau kita punya rating bagus, untuk pesan UBER pasti akan lebih gampang!!!

Kemudian tidak lama setelah tiba di tujuan, kita akan dapat email langsung dari UBER yang berisi e-receipt alias receipt elektronik. Di e-receipt tersebut kita bisa lihat rangkuman informasi perjalanan kita:

  1. total harga dan rinciannya yang terdiri dari:
    • Base fare: Rp3000 untuk Uber X atau Rp. 7000,- untuk Uber Black
    • Distance: total harga sesuai jarak yang ditempuh (harga / km tergantung Uber X atau Uber Black)
    • Time: total harga sesuai lama waktu yang ditempuh (harga / menit tergantung Uber X atau Uber Black)
  2. Waktu dan lokasi penjemputan
  3. Waktu dan lokasi tujuan
  4. Nama sopir dan car rental nya
hrg5
Contoh e-receipt Uber
Dari contoh e-receipt saya di atas, bisa dilihat pembayarannya dipotong melalui UBER credit (dari bonus Rp. 230.000,- UBER credit di atas). Lumayan banget tuh. Saya melakukan perjalanan seharga Rp. 31.000,- dengan nyaman dan gratis!

Akhirnya…

Begitulah pengalaman admin menggunakan UBER.

Kesimpulannya sih admin merasa nyaman dan yang ngga kalah penting, harganya lebih murah tapi ngga murahan!

Saya suka metode cashless payment nya karena jadi tidak bingung lagi tentang masalah pembayaran, seperti ngga ada uang kecil, sopir ngga ada uang recehan, sopir ngga ada kembalian, bingung harus buletin harga di argo jadi berapa, lupa ambil duit di ATM, dll. Kalau cashless gini kan, ngga perlu khawatir lagi masalah-masalah tersebut.. =)

Yang saya tidak suka, setiap melakukan penjemputan, seringkali sulit menemukan mobilnya. Atau bisa juga sopirnya yang tidak mengerti di mana harus menjemput kita. Karena ini tidak seperti taksi resmi yang memiliki pool dan ID sendiri, jadi agak sulit menemukan mobilnya UBER tanpa menelepon sopirnya. Jadi harus agak modal pulsa sedikit deh kalau mau pesan UBER. hehehe...

Pertanyaan 4 : Bagaimana kalau belum punya kartu kredit ?
Jawab : Sorry & mohon maaf... Anda belum bisa menggunakan UBER... =(... karena semua metode pembayaran uber sudah menggunakan kartu kredit...
Pertanyaan 5: Bagus dan murah sih, tapi aman ngga nih ?

Jawab : Masalah keamanan, admin cuma bisa bilang: kita bisa nge-track lokasi sopir, tahu nama dan no telp sopir, tahu plat nomor mobilnya, dan bahkan tahu nama car rentalnya. Data-data mereka terdaftar di car rental dan UBER, sehingga hampir sama kondisinya seperti perusahaan taksi umum.

Tapi sebagai sesama pengguna taksi, admin tetap ngga bisa jamin 100% aman. Karena perusahaan taksi biasa yang sudah resmi pun, bisa saja terjadi kejahatan =(... Jadi bagi admin yang terpenting, jangan lupa berdoa di setiap perjalanan kita ya! hehe... tapi untuk perbuatan kejahatan si supir akan berfikir 1000 X karena semua datanya sudah di pegang UBER, jadi kalau kenapa-kenapa dengan kita UBER dapat dengan mudah nya akan mencari si supir, ya saya kira dengan demikian menggunakan UBER Taksi dijamin pasti aman.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara melapor apabila terjadi masalah dengan perjalan saya ? misal barang ketiggal, sopir nya ugal ugalan, dll ?
Jawab : Hal ini juga sudah diprovide oleh UBER. Setelah perjalanan selesai, di aplikasi UBER kita bisa pilih Menu –> Support –> Pilih perjalanan anda yg bermasalah. Di halaman ini, kita bisa melakukan pengaduan tentang masalah-masalah yang terjadi selama perjalanan kita.
hrg6
Pertanyaan 7: Bagaimana cara mendaftar jadi driver UBER ?

Jawab : Mudah sekali, siapkan saja syarat-syarat nya, lalu apa syarat-syaratnya ?

  • Anda : setidaknya berusia 21 tahun, memiliki catatan mengemudi yang baik, dan harus lolos pemeriksaan latar belakang.
  • Kendaraan Anda: Dalam keadaan baik dan memiliki setidaknya 4 pintu, usia kendara.an maksimal 5 tahun ketika di daftarkan.
  • Ponsel Anda: iPhone 4s atau lebih baru, Android 2013 atau lebih baru, guna alat kerja anda

Persiapkan juga :

  • SKCK yang masih berlaku.
  • SIM A yang masih berlaku.
  • Asuransi ALL RISK kendaraan anda.
  • STNK kendaraan anda (usia maksimal 5 tahun)
Setelah semua persyaratannya siap, lalu klik menu daftar dibawah ini
  • Harap di isi form dengan data yang valid.
  • Tunggu email balasan dari UBER.
  • Anda akan dihubungi oleh staf UBER untuk jadwal trainingnya.
  • Ketika anda datang untuk training mohon dibawa semua syarat-syarat diatas.
  • Setelah anda menjalani semua prosedur diatas akun anda akan langsung aktif.
  • Download aplikasi UBER Partner, segera temui penumpang anda.
  • Dapatkan uang dari trip anda & selamat bergabung bersama UBER.
Selamat Berkendara Bersama UBER...